AL-QUR’AN DALAM MEMBAHAS TEORI ALAM SEMESTA

DAFTAR ISI

Halaman

HALAMAN JUDUL i
TANDA PERSETUJUAN ii
TANDA PENGESAHAN iii
KATA PENGANTAR iv
DAFTAR ISI v

BAB I PENDAHULUAN 1
Latar Belakang 1
Rumusan Masalah 2
Tujuan Penulisan 2
Metode Penulisan 3
Sistematika Penulisan 3
BAB II AL-QUR’AN DAN ILMU PENGETAHUAN 4
Pengertian Al-Qur’an 4
Fungsi Al-Qur’an 7
Al-Qur’an Sebagai Sumber Ilmu Pengetahuan 10
BAB III AL-QUR’AN DALAM MEMBAHAS TEORI ALAM SEMESTA 14
Pengertian Alam Semesta 14
Proses Penciptaan Alam 14
Penciptaan Panusia 18
BAB III PENUTUP 22
Kesimpulan 22
Saran-Saran 23
DAFTARPUSTAKA 24

BAB I
PENDAHULUAN

Latar Belakang Penulisan
Krisis berkepanjangan sejak tahun 1977, yang mencapai puncaknya tahun 1988 dan 1999, di mana proporsi kehidupan di bawah garis kemiskinan bertambah dari 18 menjadi 24 dari jumlah penduduk. Pada saat yang sama kondisi kemiskinan semakin parah karena pendapatan kaum miskin secara keseluruhan menurun jauh dari bawah garis kemiskinan(Wahono,2002:125)
Seiring dengan hal tersebut menurunnya moralitas bangsa yang terpapar di hadapan kita sehari-hari terus meningkat dan sulit di bendung. Hal ini dapat di saksikan dengan mudah melalui media elektronik maupun media cetak. Berita-berita yang di lansir media tersebut tidak pernah terlepas dari tindak kekerasan.
Pelaku bukan hanya orang yang tidak pernah mengenyam pendidikan, tetapi juga yang sedang duduk di bangku sekolah, baik dari tingkat SD sampai perguruan tinggi.
Dunia pendidikan yang seharusnya menjadi penjaga moralitas bangsa turut menjadi sorotan akibat perilaku para pelaksana yang juga di anggap ikut memerosotkan nilai-nilai moral bangsa. Kondisi seperti ini dapat di pastikan akibat rendahnya kualitas Sumber Daya Manusia(SDM)bangsa Indonesia.
Menilai kualitas SDM bangsa Indonesia secara umum dapat di lihat dari kualitas pendidikan bangsa Indonesia selama ini. Di bandingkan dengan negara-negara di dunia secara umum khususnya Asia Tenggara kualitas pendidikan negara kita kondisinya sangat memprihatinkan.
Hasil survey yang di lakukan UNDP tahun 2000 menyatakan Indonesia berada di peringkat 109 dari 174 negara di dunia. Begitu juga hasil survey yang di lakukan oleh PERC yang bermarkas di Hong Kong Tahun 2001 menyatakan, kualitas pendidikan di negara-negara Asia dari 12 negara, Indonesia menempati posisi terendah.
Belum lagi maraknya jual-beli gelar akademik dengan mudahnya di peroleh tanpa melalui proses yang sebenarnya. Menurut Sukiadi(2000:24)banyak lembaga pendidikan yang menawarkan gelar akademik baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Tawaran tersebut di anggap sebagai tawaran gila dan orang yang mau menerima tawaran seperti itu berarti dia telah mengkhianati pendidikan Indonesia.
Banyak orang merasa tidak malu membeli atau menyandangnya karena kenyataan menunjukkan tamatan Perguruan Tinggi yang mendapat gelar akademik secara benar melalui studi yang panjang ternyata tidak bisa berbuat apa-apa. Berkaitan dengan pendapat para pakar di atas jangan di salahkan kalau dunia pendidikan di negara kita banyak sekali orang yang memiliki gelar akademik tidak siap pakai, apalagi menciptakan lapangan kerja sesuai dengan gelar yang di miliki nya.
Penegasan Judul
Di atas telah di uraikan secara jelas tentang kondisi kualitas pendidikan di Indonesia secara umum, baik berdasarkan pendapat para pakar pendidikan maupun penulis sendiri.
Oleh karena itu melalui karya ilmiah sederhana ini penulis sengaja memilih judul: “UPAYA MENINGKATKAN SUMBER DAYA MANUSIA MELALUI PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN”.
Tidak ada jalan lain, untuk meningkatkan SDM satu-satunya jalan adalah meningkatkan mutu pendidikan, sebagai konsekuensinya di perlukan kerja keras dan kerja sama dari segenap pelaksana pendidikan.
Rumusan Masalah
Berdasarkan atas latar belakang penulisan dan penegasan judul, rumusan masalah yang di tetapkan dalam penulisan ini adalah: “Bagaimana cara meningkatkan mutu pendidikan, agar kualitas SDM Indonesia semakin meningkat?”
Tujuan Penulisan
Adapun karya tulis ini di buat dengan tujuan:
1. Untuk memenuhi tugas yang di berikan oleh Fakultas Tarbiyah Sekolah Tinggi Agama Islam.
2. Untuk mengembangkan ilmu yang telah penulis miliki dalam upaya memberikan kontribusi penulis kepada para pembaca.
3. Sebagai upaya peningkatan mutu pendidikan kita, sehingga mutu pendidikan yang di harapkan dapat benar-benar tercapai.
Sistematika Penulisan
Dalam penyusunan karya ilmiah ini terdapat empat bab, yang mana tiap-tiap bab memuat beberapa bahan atau materi sebagai berikut ini:
Bab I merupakan pendahuluan yang terdiri dari latar belakang masalah, penegasan judul, rumusan masalah, dan sistematika penulisan.
pertama merupakan Bab pendahuluan yang terdiri dari Latar Belakang, Rumusan Masalah, Tujuan Penulisan, Metode Penulisan dan Sistematika penulisan.
Bab kedua memuat tentang Al-Qur’an dan ilmu pengetahuan terdiri dari Pengertian Al-Qur’an, Fungsi Al-Qur’an dan Al-Qur’an Sebagai Sumber Ilmu Pengetahuan.
Bab yang Ketiga Memuat tentang Al-Qur’an dalam Membahas Teori Alam Semesta. Bersisikan tentang Pengertian Alam Semesta, Penciptaan Alam dan Penciptaan Manusia.
Bab yang terakhir yaitu penutup bersisikan kesimpulan dan saran-saran.

BAB II
AL-QUR’AN DAN ILMU PENGETAHUAN

A. Pengertian Al-Qur’an
Allah SWT telah menurunkan ajaran-ajaran-Nya kepada umat manusia pada setiap kurun atau masa melalui seorang Rasul. Ajaran-ajaran tersebut terhimpun dalam kitab suci, antara lain yang kita kenal adalah : Kitab suci Zabur yangditurunkan kepada Nabi Daud a.s, Kitab Suci Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa a.s, Kitab Suci Injil yang diturunkan kepada Nabi Isa a.s dan Kitab Suci yang terakhir diturunkan Allah SWT sebagai Kitab Suci yang menghimpun ajaran yang paling lengkap dan sempurna untuk umat manusia diseluruh penjuru dunia, melalui seorang Rasul terakhir Nabi Muhammad SAW yang dikenal dengan nama Al-Qur’an disamping beberapa nama lainnya.
Al-Qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai Rasul terakhir dan sebagai pembawa agama terakhir yaitu agama Islam Al-Qur’an adalah kitab samawi yang berarti kitab yang berasal dari langit yakni kitab yang diturunkan oleh Allah SWT.
Menurut bahasa arti Al-Qur’an adalah bacaan atau yang dibaca. Al-Qur’an berasal dari kata Qara-a – Yaqra-u – Qur’aa-nan adalah masdhar yang diartikan dengan kata maqru’ artinya “yang dibaca”
Para ahli berbeda pendapat tentang pengertian tersebut diatas ada yang berpendapat bahwa “Al-Qur’an” bukan berasal dari kata apapun, melainkan kata/nama khusus bagi Kalamullah yang diturunkan kepada Rasul terakhir Muhammad SAW. Jika dibaca “Qur’an” (tanpa kata “al”), memang berarti nama bagi segala yang dibaca. Sedangkan “Al-Qur’an” hanya menunjuk kepada nama kitab suci terakhir yang diturunkan Allah kepada Rasul Muhammad SAW tersebut
Alasan bagi yang mengatakan bahwa Al-Qur’an adalah maasdar yang berasal dari kata “Qara-a”, didasarkan kepada Firman Allah dalam Surat Al-Qiyamah ayat 16-18 :
Ÿw õ8ÌhptéB ¾ÏmÎ/ y7tR$|¡Ï9 Ÿ@yf÷ètGÏ9 ÿ¾ÏmÎ/ ÇÊÏÈ ¨bÎ) $uZøŠn=tã ¼çmyè÷Hsd ¼çmtR#uäöè%ur ÇÊÐÈ #sŒÎ*sù çm»tRù&ts% ôìÎ7¨?$$sù ¼çmtR#uäöè% ÇÊÑÈ
Artinya :
“Janganlah kamu gerakkan lidahmu untuk (membaca) Al Quran Karena hendak cepat-cepat (menguasai)nya. Sesungguhnya atas tanggungan kamilah mengumpulkannya (di dadamu) dan (membuatmu pandai) membacanya. Apabila kami Telah selesai membacakannya Maka ikutilah bacaannya itu. (Q.S.Al-Qiyamah : 16-18)
Pengertian Al-Qur’an menurut istilah, adalah Kalamullah (Firman Allah) yang mengandung Mu’jizat, ang diturunkan kepada Nabi dan Rasul terakhir, dengan perantaraan Al Alim Jibril a.s., yang tertulis dalam mushaf, yang disampaikan kepada kita secara mutawatir yang dianggap sebagai ibadah membacanya, yang dimulai dengan Surah Al-Fatihah dan ditutup dengan surah An-Nas.
Dari pengertian tersebut diatas, dapatdinyatakan bahwa Al-Qur’an itu terdiri dari beberapa batasan, yaitu :
Al-Qur’an adalah Kalamullah (kata-kata Allah) artinya, seluruh kata dan kalimat didalam Al-Qur’an adalah kata atau kalimat Allah SWT. Begitu pula sebaliknya, kata dan kalimat yang datang bukan dari Allah SWT bukanlah Al-Qur’an.
Al-Qur’an mengandung mukjizat, maka bukanlah Al-Qur’an yang tidak mengandung mukjizat, namun tidak semua yang mengandung mukjizat itu Al-Qur’an. Sebab ada mukjizat para Rasul selain Al-Qur’an.
Al-Qur’an adalah kata-kata Allah yang diturunkan kepada Rasul; terakhir (Nabi Muhammad). Jadi kata-kata yang diturunkan kepada selain Nabi Muhammad SAW bukanlah Al-Qur’an.
Al-Qur’an diturunkan melalui malaikat Jibril. Jika tidak melalui malaikat jibril berarti bukanlah Al-Qur’an.
Al-Qur’an tertulis dalam mushaf (usmany), maka bukanlah Al-Qur’an jika tidak tertulis dalam mushaf.
Al-Qur’an itu sejak dari Nabi Muhammad SAW sampai kepada kita diriwayatkan dari orang banyak (mutawatir) tidak hanya dari beberapa orang saja. Sehingga itu sampai kepada kita tidak diragukan lagi keutuhan dan kemurniannya. Oleh karena itu tidak akan berkurang atau tidak akan bertambah bunyi lafadznya walaupun satu huruf saja.
Al-Qur’an termasuk ibadah bagi orang yang membacanya. Maka nilai disisi Allah akan berbeda antara orang yang membaca Al-Qur’an dengan membaca selain Al-Qur’an.
Al-Qur’an mushaf yang memuat tulisan kata-kata Allah yang terdiri dari 114 surat, dimulai dengan surat Al-Fatihah dan diakhiri dengan surat An-Nas. Maka bukanlah Al-Qur’an tulisan selain atau diluar surat-surat tersebut sekalipun tertulis dalam mushaf Al-Qur’an.
Al-Qur’an berbahasa arab, baik tulisan maupun dalam melafalkannya bukanlah Al-Qur’an bila tidak dengan bahasa Aarab, tetapi tidak semua yang berbahasa arab itu Al-Qur’an.
Batasan-batasan yang tersebut dari nomor 1 sampai dengan nomor 9 diatas itulah pengertian Al-Qur’an menurut istilah.

B. Fungsi Al-Qur’an
Sebagai wahyu Al-Qur’an yang paling sempurna dan membenarkan kitab-kitab sebelumnya, Al-Qur’an berisi ajaran dan konsep-konsep kehidupan yang senantiasa sesuai dengan tempat dan waktu kitab Al-Qur’an akan berlaku sampai akhir zaman.
Sebagai wahyu Al-Qur’an yang beralku sampai akhir zaman Al-Qur’an mempunyai fungsi sebagai beikut :
Al-Hadi
Al-Hadi artinya petunjuk, yaitu sebagai petunjuk dan pedoman manusia agar mereka beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT.
y7Ï9ºsŒ Ü=»tGÅ6ø9$# Ÿw |=÷ƒu‘ ¡ Ïm‹Ïù ¡ “W‰èd z`ŠÉ)­FßJù=Ïj9 ÇËÈ
Artinya :
Kitab (Al Quran) Ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa. (Q.S.Al-Baqarah : 2)
Petunjuk manusia kejalan yang lurus dengan memberikan kabar gembira bagi orang muslim dan peringatan bagi orang kafir.
¨bÎ) #x‹»yd tb#uäöà)ø9$# “ωöku‰ ÓÉL¯=Ï9 š†Ïf ãPuqø%r& çŽÅe³u;ãƒur tûüÏZÏB÷sßJø9$# tûïÏ%©!$# tbqè=yJ÷ètƒ ÏM»ysÎ=»¢Á9$# ¨br& öNçlm; #\ô_r& #ZŽÎ6x. ÇÒÈ

Artinya :
Sesungguhnya Al Quran Ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang Mu’min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar. (Q.S.Al-Isra : 9)
Bayyinah
Bayyinah berarti bukti atau penjelas. Al-Qur’an menjadi bukti atau penjelas agar manusia memahami petunjuk yang diberikan oleh Allah SWT, firman Allah SWT :
y7Ï9ºx‹x.ur çm»oYø9t“Rr& $ºR#uäöè% $|‹Î/ttã $oYøù§Ž|Àur Ïm‹Ïù z`ÏB ω‹Ïãuqø9$# öNßg¯=yès9 tbqà)­Gtƒ ÷rr& ß^ωøtä† öNçlm; #[ø.ό ÇÊÊÌÈ

Artinya :
Dan Demikianlah kami menurunkan Al Quran dalam bahasa Arab, dan kami Telah menerangkan dengan berulang kali, di dalamnya sebahagian dari ancaman, agar mereka bertakwa atau (agar) Al Quran itu menimbulkan pengajaran bagi mereka.(Q.S.Thahaa : 113)

Furqan
Fungsi Al-Qur'an yang ketiga adalah furqan yaitu pembeda maksudnya membedakan yang benar dan yang baik.
Firman Allah SWT dalam surah Ath-Thariq ayat 13 :
¼çm¯RÎ) ×Aöqs)s9 ×@óÁsù ÇÊÌÈ
Artinya :
Sesungguhnya Al Quran itu benar-benar firman yang memisahkan antara yang hak dan yang bathil. (Q.S.Ath-Thariq : 13)
Ketiga fungsi Al-Qur'an tersebut adalah sangat berkaitan dalam hubungannya dengan manusia.
Firman Allah SWT :
ãöky­ tb$ŸÒtBu‘ ü“Ï%©!$# tA̓Ré& ÏmŠÏù ãb#uäöà)ø9$# ”W‰èd Ĩ$¨Y=Ïj9 ;M»oYÉit/ur z`ÏiB 3“y‰ßgø9$# Èb$s%öàÿø9$#ur 4 ÇÊÑÎÈ

Artinya :
(beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). ………(Q.S.Al-Baqarah : 185)

C. Al-Qur'an Sebagai Sumber Ilmu Pengetahuan
Sebagai pedoman hidup Al-Qur'an diturunkan dalam benuk yang sempurna. Hal ii dimaksudkan dengan tujuan agar Al-Qur'an senantiasa sesuai dengan keadaan zaman dan perkehidupan manusia.
Didalam Al-Qur'an banyak disinggung tentang ilmu pengetahuan yang dapat dikaji untuk menemukan berbagai sumberilmu pengetahuan :
Tentang Astronomi
Firman Allah SWT dalam surah Al-Anbiyaa ayat 33 :
uqèdur “Ï%©!$# t,n=y{ Ÿ@ø‹©9$# u‘$pk¨]9$#ur }§ôJ¤±9$#ur tyJs)ø9$#ur ( @@ä. ’Îû ;7n=sù tbqßst7ó¡o„ ÇÌÌÈ
Artinya :
Dan dialah yang Telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.
Ayat Al-Qur’an diatas memberikan petunjuk adanya orbit dari matahari dan bulan. Kemudian pergantian siang dan malam juga memberi petunjuk tentang adanya musim, sedangkan perbedaan posisi terbit dan tebenamnya matahari memberikan petunjuk tentang adanya jarak yang panjang antara kedua posisi.

Tentang Geologi
Firman Allah SWT :
t,n=yz ÏNºuq»yJ¡¡9$# ΎötóÎ/ 7‰uHxå $pktX÷rts? ( 4’s+ø9r&ur ’Îû ÇÚö‘F{$# zÓśºuru‘ br& y‰‹ÏJs? öNä3Î/
Artinya :
Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu. (Q.S.Luqman : 10)
Al-Qur’an menyebutkan tentang fungsi gunung yang memperkokoh bumi agar tidak bergoncang hingga menggangu kehidupan manusia. Fakta ini mulai diungkap dengan jelas pada pertengahan abad ke-19 oleh George Airy (1865).
Peranan gunung sebagai stabilisator bagi kerak bumi dapat dengan jelas terlihat dalam akar yang sangat dalam dan dapat didukung oleh fakta bahwa benua saling bertubrukan yang menghasilkan gunung jenis pelonggran, yang diyakini merupakan fase akhir dalam pembentukan gunung, tanpa gunung gerakan lempeng lithosefer akan lebih cepat dan pelonggaran akan terjadi drastis.
Al-Qur’an juga menyebutkan bahwa fakta gunung merupakan badan yang tidak diam begitu saja ia mengikuti gerak bumi.
Firman Allah SWT dlm surah An-Naml ayat 88 :
“ts?ur tA$t7Ågø:$# $pkâ:|¡øtrB Zoy‰ÏB%y` }‘Édur ”ßJs? §tB É>$ys¡¡9$# 4
Artinya :
Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal ia berjalan sebagai jalannya awan.

Tentang Biologi
Yaitu mengenai sumber kandungan susu hewan. Firman Allah SWT Surah An-Nahl ayat 66 :
¨bÎ)ur ö/ä3s9 ’Îû ÉO»yè÷RF{$# ZouŽö9Ïès9 ( /ä3‹É)ó¡S $®ÿÊeE ’Îû ¾ÏmÏRqäÜç/ .`ÏB Èû÷üt/ 7^ösù 5QyŠur $·Yt7©9 $TÁÏ9%s{ $Zóͬ!$y™ tûüÎ/̍»¤±=Ïj9 ÇÏÏÈ

Artinya :
Dan Sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. kami memberimu minum dari pada apa yang berada dalam perutnya (berupa) susu yang bersih antara tahi dan darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya.
Ayat tersebut memberi petunjuk bahwa pada binatang ternak ada sumber ilmu sebagai pelajaran, yaitu proses pembentukan susu, yang keluar antara tahi dan darah dan ini sesuai dengan ilmu biologi yang kita pelajari sekarang. Bahwa dalam proses pembentukan susu. Isi usus (Fartsum). Dan darah (Danum) yang mengalir didalamnya berhubungan erat. Pengetahuan hubungan antara keduanya baru diperoleh pada zaman modern ini membuktikan bahwa ilmu Al-Qur’an adalah mendahului ilmu manusia.
Demikianlah fakta bahwa kitab suci Al-Qur’an yang telah diwahyukan 14 abad yang lalu merupakan sumber pengetahuan bagi manusia yang mau berfikir. Dengan kreatifitas dan usaha manusia dapat menyingkap rahasia kemukjizatan ilmiah yang diturunkan dalam Al-Qur’an dan merupakan mukjizat Islam yang abadi dan kekal. Berisikan petunjuk yang mengarahkan manusia kepada iman dengan Allah SWT
BAB III
AL-QUR’AN DALAM MEMBAHAS TEORI ALAM SEMESTA

A. Pengertian Alam Semesta
Alam semesta ialah segala apa saja yang bukan Tuhan yang ada itu hanya dua, yaitu alam dan Allah. Alam ialah yang diciptakan (makhluk), sedang Allah ialah pencipta (Khalik). Oleh karena itu dalam Al-Qur’an, Allah disebut sebagai “Rabbu al-‘alamien”, artinya Tuhan yang menguasai alam semesta. selain itu dalam menerangkan alam semesta, selain kata “alamien” , Al-Qur’an sering juga menggunakan kalimat “Al-samawatu wa al-ardh”, artinya semua langit dan bumi, atau Al-Qur’an menyebut dengan kalimat segala apa yang ada dilangit dan dibumi.
Alam semesta itu telah diciptakan oleh Allah SWT menurut hukum-hukum yang pasti, objektif dan tetap. Artinya, alam semesta adalah satu kosmos yang dalam bahasa ilmu disebut Low Of Nature, dan dalam istilah Islam disebut Sunnatullah atau Rule Of God.

B. Proses Penciptaan Alam
¨bÎ) ÞOä3­/u‘ ª!$# “Ï%©!$# t,n=y{ ÏNºuq»yJ¡¡9$# uÚö‘F{$#ur ’Îû Ïp­Gř 5Q$­ƒr& §NèO 3“uqtGó™$# ’n?tã ĸöyèø9$# ( ãÎn/y‰ãƒ tøBF{$# ( $tB `ÏB ?ì‹Ïÿx© žwÎ) .`ÏB ω÷èt/ ¾ÏmÏRøŒÎ) 4 ãNà6Ï9ºsŒ ª!$# öNà6š/u‘ çnr߉ç6ôã$$sù 4 Ÿxsùr& šcr㍩.x‹s? ÇÌÈ
Artinya :
Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, Kemudian dia bersemayam di atas ‘Arsy untuk mengatur segala urusan. tiada seorangpun yang akan memberi syafa’at kecuali sesudah ada izin-Nya. (Dzat) yang demikian Itulah Allah, Tuhan kamu, Maka sembahlah Dia. Maka apakah kamu tidak mengambil pelajaran? (Q.S.Yunus : 3)
Pada ayat diatas ah menerangkan bahwa Dialah yang mengatur perjalanan planet, sehingga satu sama lain tidak berbenturan dan Dia pula yang menciptakan bumi dan segala isisnya yang terkandung didalamnya, sejak dari yang kecil sampai kepada yang besar, semuanya diciptakan dalam waktu enam masa yang hanya ah sendiri yang mengetahui lama waktu enam masa yang dimaksud itu. Setelah menciptakan langit dan bumi, Dia bersemayam diatas ‘Arasy (singasana) dari Arasy ini Dia mengatur dan mengurus semua makhluk-Nya.
Tidak seorang pun yang pernah melihat kejadian penciptaan alam semsesta, bahkan Rasulullah SAW pun tidak pernah melihatnya, sehingga orang yang mengatakan kitab suci Islam itu ditulis oleh Nabi Muhammad SAW merupakan kebohongan nyata.
Al-Qur’an yang diturunkan 14 abad yang lalu mengungkapkan tentang penciptaan alam semesta (Q.S.As-Sajdah : 4)
ª!$# “Ï%©!$# t,n=y{ ÏNºuq»yJ¡¡9$# uÚö‘F{$#ur $tBur $yJßguZ÷t/ ’Îû Ïp­Gř 5Q$­ƒr& ¢OèO 3“uqtGó™$# ’n?tã ĸöyèø9$# ( $tB Nä3s9 `ÏiB ¾ÏmÏRrߊ `ÏB <c’Í<ur Ÿwur ?ì‹Ïÿx© 4 Ÿxsùr& tbr㍩.x‹tFs? ÇÍÈ

Artinya :
Allah lah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, Kemudian dia bersemayam di atas 'Arsy. tidak ada bagi kamu selain dari padanya seorang penolongpun dan tidak (pula) seorang pemberi syafa'at. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?(Q.S.As-Sajdah : 4)
Perhitungan waktu untuk menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya selama “Enam Masa” tidak lah sama dengan enam hari diplanet bumi.
Dimana disebutkan dalam ayat berikut :
ãÎn/y‰ãƒ tøBF{$# šÆÏB Ïä!$yJ¡¡9$# ’näóÓx« @cÓyr ( Ÿxsùr& tbqãZÏB÷sムÇÌÉÈ

Artinya :
Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, Kemudian kami pisahkan antara keduanya. dan dari air kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?(Q.S.Al-Anbiya : 30)
§NèO #“uqtGó™$# ’n<Î) Ïä!$uK¡¡9$# }‘Édur ×b%s{ߊ tA$s)sù $olm; ÇÚö‘F|Ï9ur $u‹ÏKø$# %·æöqsÛ ÷rr& $\döx. !$tGs9$s% $oY÷s?r& tûüÏèͬ!$sÛ ÇÊÊÈ

Artinya :
Kemudian dia menuju kepada penciptaan langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu dia Berkata kepadanya dan kepada bumi: "Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa". keduanya menjawab: "Kami datang dengan suka hati".(Q.S.Fushilat : 11)
Al-Qur'an menjelaskan tahap pertama penciptaan alam semesta adalah dalam bentuk bentuk asap atau dukhan. Tahap kedua adalah terpecahnya asap atau dukhan tadi menjadi berbagai benda-benda langit, ini persis sama dengan teori Big Bang.
Menurut teori ini puluhan atau mungkin ratusan milyar tahun yang silam terdapat sebah tumpukan gas yang terdiri dari hidrogen sedikit helium yang berotasi perlahan-perlahan kemudian gas itu pecah dalam satu peristiwa yang disebut “Ledakan Besar” dan selanjutnya membentuk banyak benda langit yang kini kita kenal sebagai galaksi. Galaksi ini pecah menjadi bermiliar-miliar bintang, salah satu diantara bintang itu adalah matahari.
Dan setiap gas yang membentuk bintang kemudian pecah dan membentuk planet yang mengelilingi bintang, setiap bintang dan planet berotasi pada sumbu masing-masing sehingga tidak ada tabrakan antara satu dengan yang lain. Semua ini adalah sunatullah, tanda-tanda atau hukum ah atau dalam istilah ilmiah kita sebut hukum alam.

C. Penciptaan Manusia
ô‰s)s9ur $oYø)n=yz z`»|¡SM}$# `ÏB 7's#»n=ߙ `ÏiB &ûüÏÛ ÇÊËÈ §NèO çm»oYù=yèy_ ZpxÿôÜçR ’Îû 9‘#ts% &ûüÅ3¨B ÇÊÌÈ ¢OèO $uZø)n=yz spxÿôܑZ9$# Zps)n=tæ $uZø)n=y‚sù sps)n=yèø9$# ZptóôÒãB $uZø)n=y‚sù sptóôÒßJø9$# $VJ»sàÏã $tRöq|¡s3sù zO»sàÏèø9$# $VJøtm: ¢OèO çm»tRù't±Sr& $¸)ù=yz tyz#uä 4 x8u‘$t7tFsù ª!$# ß`|¡ômr& tûüÉ)Î=»sƒø:$# ÇÊÍÈ

Artinya :
Dan Sesungguhnya kami Telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu kami bungkus dengan daging. Kemudian kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta yang paling baik.(Q.S.Al-Mukminun : 12-14)
Pada ayat 12 sampai dengan ayat 16 Surat Al-Mukminun diats menjelaskan proses kejadian manusia, mulai dari materi dasar untuk menciptakannya sampai tumbuh sempurna sebagai makhluk yang paling paripurna. Kemudian dijelaskan kemana akhirnya manusia berujung
Allah SWT telah menciptakan manusia dari suatu sari pati (berasal) dari tanah. Ada segolongan ahli tafsir menyatakan, bahwa yang dimaksud dengan manusia disini ialah keturunan Adam termasuk kita sekalian yang berasal dari air mani. Jika diadakan penyelidikan yang seksama maka sebenarnya air mani itu pun berasal dari tanah setelah melalui beberapa prsoes perkembangan. Makanan yang had\sil bumi, yang dimakan oleh manusia, dalam alat pencernaan berubah menjadi cairan yang bercampu dengan darah yang menyalurkan bahan-bahan hidup dan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh manusia keseluruh bagian anggotanya. Dan jika manusia itu meninggal dunia dan dimasukkan kedalam kubur didalamtanah, maka badannya akan hancur lebur dan kembali menjadi taah lagi, sesuai dengan firman Allah SWT :
* $pk÷]ÏB öNä3»oYø)n=yz $pkŽÏùur öNä.߉‹ÏèçR $pk÷]ÏBur öNä3ã_̍øƒéU ¸ou‘$s? 3“t÷zé& ÇÎÎÈ
Artinya :
Dari bumi (tanah) Itulah kami menjadikan kamu dan kepadanya kami akan mengembalikan kamu dan daripadanya kami akan mengeluarkan kamu pada kali yang lain,(Q.S.Thahaa : 5)
Kemudian kami tempatkan saripati air mani itu dalam tulang rusuk suami yang dalam persetubuhan dengan isterinya ditumpahkan kedalam rahimnya, suatu tempat penyimpanan yang kokoh bagi janin sampai saat kelahirannya.
Kemudian air mani itu kami kembangkan dalam beberapa minggu ehingga menjadi segumpal darah, dari darah kami jadikan segumpal daging dan daging itu ada bagian dalamnya yang kami jadikan tulang belulang dan ada bagian lain unsur daging yang kami jadikan daging kemudian tulang belulang itu kami bungkus dengan daging, laksana pakaian penutup tubuh, kemudian kami jadikan makhluk yang (berbentuk) lain, setelah ditiupkan Roh kedalamnya, sehingga menjadi manuia yangsempurna, dapat berbicara, melihat, mendengar, berfikir yang tadinya hanya merupakan benda mati saja. Maha Suci Allah, Pencipta Yang Paling Baik.
Ajaran islam telah memberikan gambara proses kejadian manusia yang tetap sejalan dengan hail penelitian dibidang ilmu pengetahuan modern.
ô‰s)s9ur $oYø)n=yz z`»|¡SM}$# `ÏB 7's#»n=ߙ `ÏiB &ûüÏÛ ÇÊËÈ §NèO çm»oYù=yèy_ ZpxÿôÜçR ’Îû 9‘#ts% &ûüÅ3¨B ÇÊÌÈ
Artinya :
Dan Sesungguhnya kami Telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim).(Q.S.Al-Mukminun : 12-13)
Menurut biologi modern pembentukan air mani berasal dari karbohidrat dan sumber karbohidrat ini banyak terdapat pada tumbuhan-tumbuhan yanghidup dan berkembang biak ditanah seperti jagung, padi, gandum, sagu dan singkong. Sebagian kecil lagi terdapat pada sayur-sayuran dan buah-buahan yang semuanya itu menjadi makanan manusia.
Jadi jelaslah jika saripati itu berasal dari tanah, karena makanan penghasil saripati tersebut hidup dan berkembang biak ditanah.
Demikian uraian dari penulis dalam Karya Ilmiah hal ini membuktikan teori Alam semesta telah dikemukakan didalam Al-Qur'an jauh sebelum para ilmuan menemukan teori tentang alam semesta tersebut.
BAB IV
PENUTUP

Kesimpulan
Kualitas sumber daya manusia suatu bangsa pada hakikatnya merupakan cermin kualitas pendidikan, sebab pendidikan adalah dunia dimana kualitas sumber daya manusia di bentuk dan di lahirkan. Karena itu munculnya berbagai krisis yang kita hadapi sebagai akibat rendahnya sumber daya manusia yang kita miliki. Hal tersebut menjadi tugas dan tanggung jawab dunia pendidikan pada umumnya dan secara khusus menjadi tugas dan tanggung jawab sekolah(kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan)sebagai lembaga pendidikan dan pusat pembudayaan.
Oleh karena itu sekolah(kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan)harus bekerja keras dan bekerja sama meningkatkan mutu pendidikan melalui berbagai usaha antara lain:
melaksanakan pengelolaan sekolah secara efektif dan efisien
melaksanakan administrasi kurikulum pendidikan secara konsekuen
meningkatkan kreativitas dan inovasi
melaksanakan manajemen berbasis sekolah
kompetensi pendidik
Saran-Saran
Pengalaman menunjukkan selama ini, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar belum maksimal sebagaimana yang di amanatkan oleh kurikulum. Oleh karenanya melalui karya ilmiah sederhana ini penulis berharap agar sekolah(kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan )benar-benar mau bekerja sama dan bekerja keras menciptakan kondisi-kondisi yang memungkinkan terciptanya kegiatan belajar mengajar yang efektif dan efisien, sehingga mutu pendidikan yang di harapkan dapat benar-benar tercapai. DAFTAR PUSTAKA

Abdul Aziz H. MR.Drs. 2001. Qur’an Hadits Untuk Madrasah Aliyah Kelas III. CV. Wicaksana. Semarang

Departemen Agama RI. 1976. Al-Qur'an dan Terjemahnya. Jakarta

Departemen Agama RI. 1991. Qur’an Hadits Untuk MTs Kelas III. Direktorat Jenderal Pembinaan Kelembagaan Agama Islam dan Universitas Terbuka. Jakarta.

Departemen Agama RI. 2002. Qur’an Hadits Untuk Madrasah Tsanawiyah Kelas II. Direktorat Jenderal Pembinaan Kelembagaan Agama Islam dan Universitas Terbuka. Jakarta.

Hasan. HM.Ali Drs. 1998. Pendidikan Agama Islam . Direktorat Jenderal Pembinaan Kelembagaan Agama Islam dan Universitas Terbuka. Jakarta.

Tufiq. Moh. Qur’n in Word Ver 1.0.0. mtaufiq@rocketmail com. Ym id : mtaufiq.rm

………………., Aqidah Akhlak untuk Madrash Aliyah. Jakarta 1993

KATA PENGANTAR

ÉOó¡Î0 «!$# Ç`»uH÷q§9$# ÉOŠÏm§9$#

Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT karena berkat rahmat dan hidayahNyalah sehingga penulis dapat menyelesaikan pembuatan karya tulis ini.
Karya Tulis ini berjudul “ AL-QUR’AN DALAM MEMBAHAS TENTANG TEORI ALAM SEMESTA” disusun dalam memenuhi persyaratan dalam perkuliahan pada program D. II Sekolah Tinggi Agama Islam Kuala Kapuas.
Sebagai insan yang mempunyai kemampuan terbatas, penulis menyadari bahwa dalam pembuatan Karya Tulis ini jauh dari sempurna, karena terbatasnya ilmu pengetahuan yang penulis miliki.
Atas selesainya pembuatan Karya Tulis ini, maka penulis tidak lupa mengucapkan terima kasih yang sebesarnya kepada :
Bapak Drs. H. Nafiah Ibnor, Selaku Ketua STAI Kuala Kapuas
Ibu Salasiah, S.Pd.I Selaku Dosen Pembimbing yang telah banyak membantu terselesaikannya Karaya Ilmiah ini.
Semua teman-teman yang telah membantu dalam penulisan karaya ilmiah ini.
Bagi semua pihak yang telah membantu dan memberikan sumbangan pikiran baik secara langsung maupun tidak langsung dalam penyelesaian Karya Tulis ini.
Akhirnya penulis berharap semoga Karya Tulis ini mendapat ridho dari Allah SWT, dan bermanfaat bagi penulis pada khususnya dan bagi pembaca pada umumnya. Amin Yarabbal Alamin.
Kuala kapuas, 2007
Penulis

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: