Sistem Pembelajaran Bahasa

DAFTAR ISI

Halaman
HALAMAN JUDUL i
KATA PENGANTAR ii
DAFTAR ISI iii
BAB I PENDAHULUAN 1
A. Latar Belakang 1
B. Tujuan Penulisan 1
C. Metode Penulisan 2
D. Pembatasan Masalah 2
E. Sistematika Penulisan 2
BAB II PEMBAHASAN 4
A. Awal Pembelajaran Bahasa 4
B. Tahap-Tahap Pembelajaran Bahasa 4
C. Periode Pembelajaran Bahasa 5
BAB III PENUTUP 8
A. Kesimpulan 8
B. Saran-Saran 8
DAFTAR PUSTAKA 10

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Setiap anggota sosial dari masyarakat yang satu dengan masyarakat yang lain tentu mempunyai ragam bahasa yang berbeda. Dengan banyaknya perbedaan bahasa itu maka memungkinkan terjadinya komunikasi yang tidak searah artinya komunikasi itu tidak akan berjalan dengan lancar, dalam kesempatan ini penulis ingin memaparkan isi makalah ini dengan tema “Sejarah Pembelajaran Bahasa” dimana dalam pembahasannya akan diarahkan kepada awal pembelajaran dan tahap-tahap pembelajarannya.

B. Tujuan Penulisan
Makalah ini kami tulis dengan tujuan :
1. Sebagai bahan diskusi mata kuliah Bahasa Indonesia
2. Untuk mengetahui lebih dalam mengenai sejarah pembelajaran bahasa
3. Tambahan ilmu pengetahuan bagi kami sebagai penulis dan para pembaca sekalian
4. Untuk melatih diri agar lebih terampil dalam berdiskusi dan menyusun makalah
5. Untuk bahan perbandingan bagi mahasiswa (i) yang lain.

C. Metode Penulisan
Adapun metode yang kami pakai dalam penulisan ini hanyalah metode literatur yaitu dengan mengambil garis besar dari beberapa buku yang menunjang, disertai dengan metode perbandingan yaitu membandingkan makalah ini dengan makalah lain. Sehingga akan tersusun makalah yang relevan atau sesuai dengan yang kami harapkan.

D. Pembatasan Masalah
Agar tidak menyimpang terlalu jauh dari makalah, maka kami sebagai tim penulis makalah membatasinya dengan hanya memuat tentang “SEJARAH PEMBELAJARAN BAHASA” yang mencakup yaitu :
– Awal pembelajaran bahasa
– Tahap-tahap pembelajaran bahasa
– Periode pembelajaran bahasa

E. Sistematika Penulisan
Adapun penulisan makalah ini, saya sebagai penulis membaginya dalam beberapa bab :
Bab I : merupakan bab yang berisikan tentang latar belakang, tujuan penulisan, metode penulisan, pembatasan masalah, dan sistematika penulisan
Bab II : berisi tentang pembahasan tentang awal pembelajaran bahasa, tahap-tahap pembelajaran bahasa, periode pembelajaran bahasa
Bab III : merupakan bab penutup yang berisi tentang kesimpulan dan saran-saran yang baik

BAB II
PEMBAHASAN

A. Awal Pembelajaran Bahasa
Kapan dimulai adanya pembelajaran bahasa tidak dapat diketahui dengan pasti yang jelas adanya pembelajaran bahasa ini adalah sejak adanya interaksi antara dua masyarakat atau lebih yang memiliki bahasa yang berbeda.
Anggota sosial dari masyarakat yang satu tentu akan mempelajari bahasa dari masyarakat yang lain agar dapat berinteraksi dengan anggota masyarakat lain itu. Kemudian karena disadari suatu bahasa lain diperlukan buka hanya sekedar berinteraksi melainkan juga untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan lain seperti mempelajari ilmu, maka muncullah lembaga-lembaga pendidikan yang juga menyajikan pembelajaran bahasa kedua.

B. Tahap-Tahap Pembelajaran Bahasa
Berabad-abad lamanya pembelajaran bahasa berlangsung tanpa perubahan. Perubahan berarti, dalam arti pandangan dan adanya inovasi baru dimulai tahun 1880. menurut Nurhadi (1990) dalam sejarah perkembangan ada beberapa tahap penting yang dapat diamati sejak 1880 sampai dasawarsa 80-an. Tahap pertama adalah periode antara 1880 -1920. pada tahap ini terjadi rekonstruksi bentuk-bentuk metode langsung yang pernah digunakan atau dikembangkan pada zaman Yunani dulu. Metode langsung yang pernah digunakan pada abad-abad Masehi di rekonstruksi dan diterapkan di sekolah-sekolah (biasanya sekolah biasa), selain itu dikembangkan juga metode bunyi (phonetic method) yang juga berasal dari Yunani.
Tahap kedua adalah masa antara tahun 1920-1940. pada masa ini di Amerika dan Kanada terbentuk forum belajar bahasa asing yang kemudian menghasilkan aplikasi metode-metode yang bersifat kompromi ini merupakan perluasan dari teknik-teknik pengajaran membaca yang sudah ada, dikaitkan dengan tujuan-tujuan pengajaran bahasa yang lebih khusus.
Tahap ketiga, adalah masa antara 1940-1970, yang kemunculan nya dilatarbelakangi oleh situasi peperangan (perang dunia II), dimana orang ber ikhtiar mencari metode belajar bahasa asing yang paling cepat dan efisien untuk dapat berkomunikasi dengan pihak-pihak yang bertikai.

C. Periode Pembelajaran Bahasa
Dari tahap ketiga maka dapat dibagi dari beberapa periode yaitu metode 1940-1950 ditandai dengan lahirnya metode yang dikenal dengan nama American Army Method, yang lahir dari Markas Militer Amerika, untuk keperluan ekspansi perang, pada periode ini dalam dunia linguistic muncul juga pendekatan baru yang disebut dengan nama pendekatan linguistic. Pendekatan ini merupakan imbas dari lahirnya pandangan strukturalis dalam bidang kebahasaan.
Periode 1950-1960 ditandai dengan munculnya metode audio-lingual di Amerika dan metode audiovisual di Inggris dan Perancis, sebagai akibat langsung dari keberhasilan American Army Method. Metode audio-lingual dan audiovisual ini lahir dari pandangan kaum behaviaris dan akibat adanya penemuan alat-alat bantu belajar bahasa yang menjadi landasan utama teori Stimulus-Responnya B.F.Skiner. Dalam sejarah pembelajaran bahwa periode ini dilandasi juga dengan munculnya minat terhadap kajian psikolinguistik, antara lain dengan terbitnya buku hasil suntingan Asgood dan Sebeak berjudul Psycholinguistic : A Survey of Theory and Research Problems (1954).
Periode ketiga 1960-1970 merupakan awal runtuhnya metode audio-lingual dan audiovisual dan mulai populer nya analisis kontraktif, yang berusaha mencari landasan teori dalam pengajaran bahasa. Mengapa metode audio-lingual dan audiovisual yang pada periode 1950-1960 memperoleh sukses besar, tetapi kemudian menjadi diragukan lagi ? penyebabnya adalah hasil-hasil studi psikolingualistik dan pandangan-pandangan Noam Chomsky menyiratkan bahwa kedua metode itu yang bersandar pada teori stimulus respon atau model tubian dan imitasi dalam pembelajaran bahasa itu tidak mempunyai landasan teori yang logis.
Periode keempat 1970-1980 merupakan yang paling inovatif dalam pembelajaran bahasa kedua, konsep dan hakikat bahasa dirumuskan kembali; kemudian diarahkan pada pengembangan sebuah model pembelajaran yang efektif dan efisien yang dilandasi oleh teori yang kokoh.
Inti dari pola pikir yang sudah terbentuk mengenai metode pengajaran bahasa selama waktu yang lalu dicoba diubah. Umpamanya, pandangan satuan kalimat sebagai satuan tertinggi dalam pembelajaran diubah menjadi bahwa kalimat-kalimat harus dikuasai dalam kesatuan wacana nya. Akhir periode ini ditandai dengan munculnya satu pendekatan yang sekarang dikenal dengan nama pendekatan komunikatif dalam pembelajaran bahasa. Dalam kurikulum 1994 yang berlaku dewasa ini pendekatan komunikatif inilah yang diberlakukan dalam pembelajaran bahasa.

BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Dari uraian isi makalah di atas maka dapat disimpulkan :
1. Adanya pembelajaran bahasa tidak dapat diketahui dengan pasti, yang jelas adanya pembelajaran bahas ini adalah sejak adanya interaksi antara dua masyarakat atau lebih yang memiliki bahasa yang berbeda dan setiap anggota sosial dari masyarakat yang satu tentu akan mempelajari bahasa dari masyarakat lain agar dapat berinteraksi dengan anggota masyarakat lain itu.
2. menurut Nurhadi (1990) dalam sejarah perkembangan pembelajaran bahasa ada beberapa tahap penting yang dapat diamati sejak 1880 sampai dasawarsa 80-an yaitu :
a. Tahap pertama adalah periode masa antara 1880-1920
b. Tahap kedua adalah masa antara tahun 1920-1940
c. Tahap ketiga adalah masa antara tahun 1940-1970 yang kemunculnnya dilatarbelakangi oleh situasi peperangan. Pada tahap ini secara teori dibagi tiga periode yaitu periode 1040-1950, periode 1950-1960 dan periode 1960-1970.

B. Saran-Saran
1. Untuk kesempurnaan makalah ini dan makalah yang berikutnya sangat dibutuhkan kritik dan saran dari berbagai pihak
2. Kepada para pembaca, penulis berharap agar makalah ini dapat dimanfaatkan baik untuk menambah ilmu pengetahuan maupun sebagai bahan untuk penyusunan karya tulis lainnya.

DAFTAR PUSTAKA

Chaer Abdul. Psikolinguistik Kajian Teoritik. Jakarta. 2007

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: